SEJARAH DESA

Berdasarkan Antropologi Bahasa kata Muncang berasal dari bahasa Jawa yaitu dari sanepo Kebo Dicancang” kemudian mengalami perubahan dialek dan menjadi “Muncang”. Hal ini ditandai dengan banyaknya padanan kata pada nama-nama desa lain yang sama yang tersebar hampir diseluruh Pulau Jawa.

Desa Muncang berdiri sekitar tahun 1900 oleh Suro Merto sebagai tokoh yang mbabat ( pendiri ) cikal bakal  Desa Muncang, yang merupakan abdi dalem Kadipaten Pemalang sebagai pangon kebo, mengingat pada saat itu wilayah sekitar Muncang merupakan padang rumput yang luas sehingga dijadikan sebagai tempat penggembalaan kerbau.

Kondisi yang demikian masih erat melekat didesa Muncang terutama bagi masyarakat desa yang memiliki ekonomi kecukupan sebagaian besar ditabung dalam bentuk ternak kerbau.

Dalam perkembangannya Desa Muncang selama kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir mengalami perkembangan yang pesat sebagai pusat kegiatan ekonomi industri dan pertanian.

Tingkat perkembangan yang cukup membanggakan adalah pada tahun 2008 meraih juara 1 lomba kampling di tingkat Polwil Pekalongan dan Lomba Kadarkum TP PKK tingkat Kabupaten Pemalang pada tahun 2007 dan 2008. Akan tetapi sejalan dengan perkembangan mengakibatkan kondisi keamanan mengalami degradasi seperti banyaknya kasus kenakalan remaja sebagai akibat tingginya angka pengangguran dan anak putus sekolah.

Berikut adalah nama-nama penjabat Kepala Desa Muncang :

  1. Tahun (…… – 1973) WADMO (Kepala Desa) dan ISMAIL sebagai Carik II;
  2. Tahun (1974-1981) REDJO (Kepala Desa) dan ISMAIL sebagai Carik II;
  3. Tahun (1982-1989) MASRAB (Kepala Desa) dan ISMAIL sebagai Carik II, pada tahun 1984 Carik II digantikan oleh Sekdes yang dijabat oleh SUGENG;
  4. Tahun (1990-1997) SLAMET SUGIARTO (Kepala Desa) dan SUGENG sebagai Sekdes;
  5. Tahun (1998-2005) TURYONO, S.Pd (Kepala Desa) dan SUGENG sebagai Sekdes;
  6. Tahun (2006 – 2012 ) MASHURI R. (Kepala Desa) dan SUGENG sebagai Sekdes;
  7. Tahun (2013-sekarang ) MASHURI R. (Kepala Desa) dan SUGENG sebagai Sekdes sampai Agustus 2015, kemudian Plt. Sekdes dijabat oleh MUCH. ICHWAN SETIAWAN (Kaur Pemerintahan) sampai sekarang.